 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
Rumah Sakit Bersalin YPK Jl. Gereja Theresia No.22 Jakarta Pusat 10350 Telp.: (021) 3909725 Fax: (021) 3909806 Email : rsbypk@yahoo.com |
|
Rumah
Sakit Bersalin Yayasan Pemeliharaan Kesehatan Mandiri |
Yayasan Pemeliharaan Kesehatan (YPK) adalah sebuah Yayasan
yang didirikan oleh Bank Industri (BIN) pada tanggal 21 Juli 1959 dengan Akte Notaris
Soetrono Prawiroatmodjo No. 60 di Jakarta.
Dalam pasal 4 Akte tersebut diatur mengenai usaha-usaha YPK
yaitu :
mendirikan dan mengusahakan segala macam usaha yang bersangkut paut dan berguna untuk
pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan, diantaranya rumah-rumah sakit,
poliklinik-poliklinik, rumah-rumah bersalin, laboratorium-laboratorium dan rumah-rumah
obat.
Pada waktu itu tugas YPK adalah menyelenggarakan pemeliharaan
kesehatan karyawan dan keluarga BIN dan anak-anak perusahaannya. Sesuai dengan perubahan
status BIN menjadi Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO) pada tahun 1960, maka secara
berangsur-angsur tugas YPK juga mengalami perubahan.
Sampai tahun 1966 YPK hanya bertugas untuk menyelenggarakan
pemeliharaan kesehatan karyawan BAPINDO dan keluarganya. Namun, karena fasilitas yang
telah dimiliki oleh YPK memberi kemungkinan untuk dimanfaatkan bagi masyarakat umum, maka
sejak tahun 1966 mulai dirintis penggunaan fasilitas YPK bagi masyarakat diluar BAPINDO.
Hal ini sejalan dengan perubahan Anggaran Dasar YPK yang sejak itu mengalami perubahan,
dimana maksud dan tujuan Yayasan adalah sebagai berikut :
memelihara kesehatan secara higienis, preventif maupun kuratif
para pegawai/pekerja beserta keluarganya dari :
- Bank Pembangunan Indonesia, disingkat Bapindo, berkedudukan di Jakarta;
- Perusahaan-perusahaan/Instasi-instansi/Badan-badan yang menjadi langganan
Yayasan, berdasarkan syarat-syarat yang akan ditetapkan oleh Badan Pengawas.
Sejalan dengan perkembangan YPK yang semakin mampu melayani
masyarakat umum, maka YPK telah mengembangkan pemeliharaan kesehatan berdasarkan asuransi
(baik dalam hubungan dengan Bapindo maupun perusahaan lainnya). Sedangkan fasilitas YPK
juga berkembang dari sebuah Rumah Bersalin di Jalan Gereja Theresia 22 menjadi Rumah Sakit
Bersalin pada tahun 1971, dengan sejumlah tempat tidur dan sarana pelayanan kesehatan yang
semakin lengkap.
Pada Juli 1999 Bapindo dan 3 Bank
lainnya di lebur kedalam Bank Mandiri, YPK pun mengalami perubahan dan di lebur
menjadi Yayasan Kesehatan Bank Mandiri ( Yakes Mandiri )
|
| RUMAH SAKIT
BERSALIN YPK |
Rumah Bersalin YPK di Jalan Gereja Theresia No. 22 mulai berfungsi pada tanggal 1
Maret 1960. Rumah Bersalin dengan enam buah tempat tidur ini menempati rumah yang sedianya
ditempati oleh alm. bapak Sumanang SH. Prof. Dr. Sumedi adalah ketua YPK yang pertama.
Selanjutnya Dr. Santo Kromohardjo memimpin Rumah Bersalin ini sampai tahun 1967. Sejak
tahun 1967 Rumah Bersalin YPK dipimpin oleh Dr. Sudraji Sumapraja yang meletakkan
dasar-dasar pengembangan Rumah Bersalin ini selanjutnya, Sedangkan Ketua YPK dijabat oleh
dr. Soelastomo, MPH sampai tahun 1994
Kepala Dinas Kesehatan Dr. Herman Soesilo, atas nama Gubernur
Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dengan Surat Keputusan No. 001/IRSB/71 tanggal 22
Desember 1971 telah memberikan izin kepada YPK untuk mengubah Rumah Bersalin menjadi Rumah
Sakit Bersalin YPK. Tahun 1981-1984 pimpinan RSB YPK dijabat oleh Dr. Djohar Djalil (alm).
Pada tahun 1982 RSB YPK berhasil memperluas sayapnya ke Jalan Lombok, sehingga kompleks
Jalan Gereja Theresia 22 seluruhnya digunakan untuk pelayanan rawat jalan, pelayanan
tindakan dan kantor YPK. Kompleks Jalan Lombok seluruhnya digunakan untuk pelayanan rawat
tinggal. Pimpinan RSB YPK periode 1984-1987 kembali dipegang DR. Dr. Sudraji Sumapraja,
dengan wakil kepalanya masing-masing Dr. Abdul Bari Saifuddin, MPH dan Dr. H. Sofyan
Ismael.
Tahun 1987 sampai 2000 pimpinan RSB YPK dipegang oleh Dr. Abdul
Bari Saifuddin (sebahgai Pjs. Kepala), dan Dr. H. Sofyan Ismael (sebagai wakil kepala).
Dr. M.S. Nadir Chan bertindak sebagai Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Purnawaktu
merangkap sebagai Direktur Pelaksana RSB YPK. Prof. Dr. Sudraji Sumapraja diangkat sebagai
Ketua Tim Medik dengan Dr. H. Trijatmo Rachimhadhi sebagai Sekretaris Tim Medik.
Pimpinan RSB YPK dibantu oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik,
Bidang Perawatan, Bidang Penunjang Medik, Bidang Pendidikan/Pelatihan, Bidang
Kebendaharaan dan Sekretariat.
|
| Visi |
Dalam konteks Pembangunan
Nasional Berwawasan Kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010, RSB YPK menjadi
suatu fasilitas kesehatan wanita dan anak komprehensif yang terbaik di DKI
Jakarta pada khususnya, Di Indonesia pada umumnya
|
| Misi |
Mengembangkan RSB YPK
menjadi suatu fasilitas kesehatan wanita dan anak komprehensif, yang
meliputi fasilitas pelayanan pada setiap tahap siklus kehidupan wanita,
mulai konsepsi sampai pascamenopause berdasarkan pelayanan yang
bermutu, terjangkau, dan bukti-klinis terkini
|
| Tujuan |
Ikut berperan dalam upaya
meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui intervensi promotif,
preventif, kuratif, dan rehabilitatif pada setiap tahap siklus kehidupan
wanita
|
|
|
|